Tanaman yang Bertahan Hidup Dari Kotoran Kelelawar

Tanaman ini adalah tanaman berbentuk kantung dengan binomial nomenclatur Nepenthes rafflesiana, yang juga pemakan serangga. Tanaman ini mendapatkan nutrisi penting dari hasil pembuangan kelelawar Hardwicke.

Pumapunku (Puma-Punka) Sebuah Misteri yang Mengejutkan Peradaban Modern

Puma Punku, benar-benar mengejutkan imajinasi kita. Ini merupakan sisa-sisa dermaga besar di Danau Titicaca lama yang tersusun di atas pantai Tiahuanaco

Beginilah Wajah Remaja Pada Zaman Batu

Pernah membayangkan seperti apa wajah orang dari 5.500 Sebelum Masehi (SM)? Kini,para ahli berhasil merekonstruksi seperti apa wajah orang dari zaman batu itu.

Musnahnya Burung Picu Punahnya Tanaman

Musnahnya spesies burung di dunia berdampak dengan rusaknya tanaman karena banyak tanaman yang bergantung pada burung untuk penyerbukan dan penyebaran bibit mereka.

Film Indonesia The Raid

Film Indonesia The Raid adalah salah satu film Indonesia yang paling membanggakan di tahun ini.

Showing posts with label Wow. Show all posts
Showing posts with label Wow. Show all posts
Labels:

Tikus-tikus Raksasa di Afrika Dilatih untuk Berburu Pasien TBC


Kalau anjing yang dilatih untuk mendeteksi kanker payudara ada di Amerika, maka Afrika pun tak mau kalah. Di benua hitam ini, tikus-tikus dilatih untuk mendeteksi pasien Tubercolusis atau TB. Maklum, negara-negara di Afrika masih banyak yang bermasalah dengan TB dan AIDS.

Awalnya, Tanzania adalah salah satu negara di Afrika yang berhasil menggunakan jasa para tikus untuk memburu keberadaan TB pada pasien. Mozambik kemudian tertarik untuk mengikuti jejak negara tetangganya dan mengirim beberapa orang untuk belajar melatih hewan pengerat ini.

"Kami telah mendapat permintaan dari First Lady dan kemudian dari Menteri Kesehatan yang ingin mengulang hasilnya," kata Tess Tewelde, manajer program LSM asal Belgia yang ada di Mozambik bernama Apopo seperti dilansir Medical Xpress, Senin (15/10/2012).

LSM Apopo ini tengah berupaya membangun sebuah laboratorium di ibukota Mozambik, Maputo. Di dalam laboratorium, tikus-tikus akan dilatih untuk mengendus jalan menggunakan sampel dahak dari pasien yang diduga menderita penyakit TB.

Untuk mendeteksi TB, tikus yang digunakan bukanlah tikus rumahan biasa, melainkan 'tikus berkantung raksasa' yang merupakan hewan asli sub-Sahara Afrika. Spesies ini memang terkenal memiliki indera penciuman yang luar biasa.

Selama 6 tahun terakhir, LSM Apopo telah menggunakan tikus ini untuk mengendus ranjau darat sisa dari perang sipil dan perang kemerdekaan di Mozambik. Jika manusia biasa membutuhkan waktu 2 hari untuk membersihkan ranjau darat, tikus-tikus ini bisa melakukannya hanya dalam waktu 30 menit.

Oleh karena itu, tikus ini mendapat julukan dengan sebutan 'tikus pahlawan'. Kini tikus ini akan diminta mengatasi ancaman lain di Mozambik, yaitu wabah TB yang sering dikaitkan dengan infeksi HIV/AIDS. Di Mozambik, penyakit TB menyerang 6 dari 1000 orang. Setengah di antaranya tidak terdeteksi.

Tikus raksasa asli Afrika ini dapat digunakan untuk membantu mendeteksi berbagai macam hal karena kecepatan dan akurasinya. Jika teknisi laboratorium membutuhkan waktu seminggu untuk mencari pasien TB, tikus ini diperkirakan dapat mencarinya dalam waktu kurang dari 1 jam.

"Ini jauh lebih murah dan lebih cepat. Tikus kami dapat memeriksa 400 sampel dalam waktu 30 menit. Dalam TB, yang paling penting adalah tidak kehilangan pasien. Bayangkan berapa banyak orang yang dapat terkontaminasi dalam sebuah keluarga dan masyarakat," kata Tewelde.

Pada akhir tahun 2012, Apopo berharap dapat menggunakan sekitar 50 tikus raksasa untuk mendeteksi ranjau dan TB. Namun satu hewan tidak akan digunakan untuk mendeteksi 2 tujuan tersebut.

"Tikus tidak dapat digunakan secara bergantian. Mereka membutuhkan pelatihan khusus. Tikus muda mungkin membutuhkan beberapa waktu untuk beradaptasi dengan rumah barunya di Maputo. Mereka biasanya panik saat pertama kali," kata Tewelde.

Sumber: http://health.detik.com/read/2012/10/15/172838/2063147/763/tikus-tikus-raksasa-di-afrika-dilatih-untuk-berburu-pasien-tbc

Labels: ,

Ini Dia 6 Penyakit yang Paling Disorot Media

Akibat gaya hidup atau perubahan kondisi lingkungan yang tak menentu, belakangan semakin banyak bermunculan penyakit-penyakit baru dan ganas yang menyerang banyak orang. Tapi ada juga penyakit lama yang tak bisa diremehkan karena tingkat keparahannya semakin tinggi dan makin banyak menjatuhkan korban.

Namun seperti dilansir dari huffingtonpost, Senin (15/10/2012), baru-baru ini HighBeam Research menggelar sebuah studi untuk mengetahui penyakit mematikan apa saja yang paling banyak disorot media selama setahun belakangan. Lalu seberapa banyak sorotan media terhadap keenam penyebab kematian itu? Simak paparannya di bawah ini.

1. Kanker
Ini dia penyakit yang paling banyak disorot media. Tahun lalu media memberikan porsi sorotan sebesar 41,1 persen pada penyakit ini. Kendati begitu, kanker merupakan penyebab kematian tertinggi kedua setelah penyakit jantung.

2. Penyakit cerebrovaskular
Meski penyakit cerebrovaskular atau gangguan pada pembuluh darah yang terhubung ke otak seperti halnya stroke hanya menempati posisi ke-4 sebagai penyebab kematian tertinggi tapi media memberikan sorotan pada penyakit ini sebanyak 18,9 persen.

3. Penyakit jantung
Ini dia momoknya penyakit mematikan karena memegang rekor sebagai penyakit yang paling banyak menjatuhkan korban. Namun tahun lalu penyakit jantung hanya memperoleh sorotan media sebesar 16,3 persen.

4. Penyakit saluran pernafasan kronis
Penyakit jenis ini merupakan penyebab kematian tertinggi ketiga dan pada tahun lalu memperoleh sorotan media sebesar 12,6 persen.

5. Diabetes
Diabetes dikatakan sebagai penyebab kematian tertinggi keenam dan menerima sorotan media sebanyak 10,6 persen pada 2010.

6. Penyakit Alzheimer
Penyakit yang dikatakan sebagai penyebab kematian tertinggi kelima ini mendapatkan sorotan media sebanyak 0,003 persen pada tahun lalu.

Secara khusus, Centers for Disease Control and Prevention pun mengungkapkan 10 penyebab kematian teratas pada tahun 2009, diantaranya:

1. Penyakit jantung (penyebab kematian 599.413 orang)
2. Kanker (penyebab kematian 567.628 orang)
3. Penyakit saluran pernafasan kronis (penyebab kematian 137.353 orang)
4. Stroke atau penyakit cerebrovaskular (penyebab kematian 128.842 orang)
5. Kecelakaan (penyebab kematian 118.021 orang)
6. Penyakit Alzheimer (penyebab kematian 79.003 orang)
7. Diabetes (penyebab kematian 68.705 orang)
8. Flu dan pneumonia (penyebab kematian 53.692 orang)
9. Nefritis/sindrom nefrotik/nefrosis/radang ginjal (penyebab kematian 48.935 orang)
10. Bunuh diri (penyebab kematian 36.909 orang)

Namun dalam analisis media di atas, kecelakaan dan bunuh diri tidak dimasukkan ke dalam daftar penyebab kematian tertinggi karena tidak termasuk ke dalam penyakit.

Sumber: http://health.detik.com/read/2012/10/15/180018/2063190/763/ini-dia-6-penyakit-yang-paling-disorot-media

Labels:

Beginilah Wajah Remaja Pada Zaman Batu

INILAH.COM, London – Pernah membayangkan seperti apa wajah orang dari 5.500 Sebelum Masehi (SM)? Kini,para ahli berhasil merekonstruksi seperti apa wajah orang dari zaman batu itu.
 Mahasiswa MSc Jenny Barber dari University of Dundee memanfaatkan teknik mutakhir polisi yang biasa digunakan merekonstruksi dan mengidentifikasi tubuh yang membusuk untuk membuat ulang wajah remaja 15 tahun Viste Boy.
Remaja ini tinggal di gua Vistehola dekat Stavanger di Norwegia pada 7.500 tahun silam dalam sebuah klan beranggotakan 10-15 orang. Seiring kian canggihnya teknologi polisi, hasil rekonstruksi ini menjadi salah satu visi akurat dari moyang manusia.
 Barber menggunakan sinar-x dan hasil pindai laser fragmen tengkorak untuk membuat model komputer 3D tengkorak. Karena hasil pindai sangat detail, Barber menambahkan beberapa informasi tambahan mengenai Viste Boy ini.
“Tujuan saya membuat sesuatu semirip mungkin dengan aslinya,” ujarnya seperti dikutip DM.
Hasil rekonstruksi menunjukkan, remaja ini cukup berotot dan sehat, lanjutnya. [mor]

Sumber:http://artikelmenarik.wordpress.com/2011/10/26/beginilah-wajah-remaja-pada-zaman-batu/

0 comments
Labels:

Pumapunku (Puma-Punka) Sebuah Misteri yang Mengejutkan Peradaban Modern

Puma Punku, benar-benar mengejutkan imajinasi kita. Ini merupakan sisa-sisa dermaga besar di Danau Titicaca lama yang tersusun di atas pantai Tiahuanaco dan sebagian besar saat ini terdapat empat bangunan yang sayangnya telah ambruk. Salah satu konstruksi dari dermaga itu dibuat dari suatu benda yang diperkirakan berbobot 440 ton (setara dengan hampir 600 ukuran mobil berukuran penuh) dan beberapa konstruksi lainnya antara 100 dan 150 ton.


Tiahuanacao sendiri (juga dikenal sebagai Tiwanaku) adalah sebuah misteri, dikarenakan umurnya yang diklaim sudah sekitar 17000 tahun keagungan struktur megalithicnya, lokasinya, dan alasan kota ini dibuat di tempat yang terisolir. Tihuanaco juga diyakini merupakan pusat acara keagamaan, dan pusat perkembangan kebudayaan di daerah itu. Di sini dulu juga pernah berdiri tegak sebuah piramida batu, yang disebut Akapana. Ketika pertama kali ditemukan, piramida ini tertimbun pasir.Setelah diekskavasi dalam beberapa dekade akhirnya dinding dari piramida tersebut sudah mulai terlihat.
Pumapunku, adalah sebuah kompleks yang kemungkinan besar dulu digunakan untuk acara keagamaan. Bangunan-bangunan di sini dipoting dengan sangat halus, dengan berat masing-masing bongkahan rata – rata lebih dari 100 ton. Puma punku terletak di selatan Akapana. Dan dari posisi ini, kita bisa melihat gunung “suci”, sebuah gunung yang dikaitkan dengan ritual keagamaan warga setempat, jauh di timur sana.

Tambang darimana batu ini berasal terletak di titicaca, 10 mil ke barat dari tihuanaco. Dengan teknologi termutakhir abad inipun, mengangkat batu seberat ini sejauh 10 mil, kemudian dipotong-potong lalu digunakan untuk membangun bangunan-bangunan 4 lantai adalah sebuah kemustahilan.

Dan itu bukan satu – satunya masalah. Puma punku sekarang memang bukan suatu objek yang indah. Entah, bencana maha besar apa yang menhancur leburkannya. Namun sisa – sisa kejayaannya masih terlihat jelas
Pernah main lego? Gantilah balok-balok lego dengan batu-batu berukuran 150-450 ton, dan itulah puma punku. Ya, anda tidak salah membaca. Bangunan di puma punklu dibangun dengan cara mencookkan batu-batu itu sebagaimana lego. Tanpa semen dan tanpa perekat apapun
Belum lagi fakta yang mengatakan bahwa jenis batu yang digunakan di sini adalah batu granite dan diorite Dua batu ini adalah batu yang teramat keras. Hanya satu batu yang lebih keras, sehingga bisa membelah batu ini. Batu itu adalah, berlian! Sehingga, jika memang benar batu – batu ini dipotong dengan cara konvensional, pembangunnya pasti menggunakan alat-alat dari berlian. Atau mungkin mereka menggunakan teknologi yang belum pernah kita lihat.
Sumber:
http://artikelmenarik.wordpress.com/2010/07/02/gdjjyklxfjzaetrjmnedzvt/
 

0 comments
Labels:

Bocah Tiga Tahun Miliki IQ 140

Seorang anak perempuan berusia tiga tahun di Inggris diketahui memiliki IQ dengan skor 140. Sebagai perbandingan skor ilmuwan jenius dan penemu teori relativitas, Albert Einstein adalah 160. Rata-rata IQ di Inggris adalah 100.
Berkat kecerdasannya, Safron Pledger berpeluang menjadi salah satu anggota termuda Mensa. Safron sudah melakukan tes IQ dan sedang dalam proses akreditasi akhir oleh Mensa. Jika skor IQ-nya diterima, Safron akan menjadi salah satu anggota termuda.
Pada Oktober 2009, Elise Tan Roberts dari London bergabung dengan Mensa saat usia dua tahun empat bulan. Mensa adalah organisasi untuk orang dengan IQ tinggi. Didirikan pada 1946 di Inggris, kini Mensa mempunyai anggota lebih dari 100 ribu orang di dunia.
Menurut sang ayah, Danny Pledger, putrinya belajar abjad saat menonton program kuis di TV, Countdown. Pria berusia 23 tahun yang bekerja sebagai web designer ini merupakan juara Countdown sebanyak delapan kali.
Pada usia dini Saffron mampu menulis, membaca cerita, menghitung hingga angka 50, serta mengerjakan soal matematika sederhana (semua ini biasa didapatkan siswa saat awal sekolah).
“Saya hanya seorang anak kecil, tapi saya sangat senang bisa lulus tes (Mensa) bahkan jika mereka cukup keras. Saat tumbuh besar, saya ingin bermain dengan mainan sepanjang hari. Saya ingin sekolah, melukis, menggambar serta berkeliling,” jelas bocah berambut pirang ini seperti dikutip dari Telegraph, Jumat (3/6/2011).
Sang ayah mengaku tidak tahu dari mana putrinya mewarisi kecerdasan tersebut. “Saya tidak tahu dari mana Saffron mendapat kecerdasan. Kami hanya mendorongnya, bahwa segala sesuatu yang dia dilakukan adalah pintar. Dia suka menonton Countdown dengan saya, itu membantunya belajar huruf. Dia sangat kompetitif. Mudah-mudahan suatu hari dia menjadi lebih baik daripada saya,” harap sang ayah.
Ibu Saffron, Kirstie Pledger (23 tahun) menyatakan kata pertama yang diucapkan putrinya adalah “bir”. Saffron lebih dulu bicara sebelum bisa duduk. Di usia 18 bulan, Saffron bisa mengucapkan kalimat penuh.
”Dia lambat secara motorik, namun kemampuan berbicaranya sangat baik. Dia bisa menambah, mengurangi, membaca, dan menulis. Jika kami membawa buku dari perpustakaan, saya akan membacakan kepadanya sekali dan dia akan membacakannya kembali kepada saya,” urainya.
Sang ibu menambahkan, dia dan suaminya tidak melakukan hal yang istimewa untuk Saffron. “Dan jika berada di luar rumah, kami melihat tanda-tanda dan membacakan untuknya,” pungkasnya.

Sumber: http://artikelmenarik.wordpress.com/2011/06/04/bocah-tiga-tahun-miliki-iq-140/

0 comments